"Baguslah. Cuman teman aja, kan? Kalau pacar atau calon istri, pastikan dia adalah seorang dokter. Selain dokter, silakan mundur!" Nadin terus mengingat ucapan dari mamanya Reno yang dengan sangat jelas mengatakan kalau dia tidak akan menerima seseorang yang dekat dengan Reno kecuali profesinya adalah seorang dokter. Jika hanya berteman, diperbolehkan. Seharusnya sekarang Nadin berbincang banyak hal pada mama dan kakaknya Reno, namun semuanya jauh dari ekspetasi. Yang ada hanyalah Nadin yang terus duduk diam, memperhatikan dan mendengarkan Reno yang berdiskusi tentang kesehatan dan dunia kedokteran dengan mamanya dan kakaknya. Nadin seakan dilupakan. Dia merasa kecil diantara ketika orang itu. "Tidak. Sepertinya aku pulang saja. Toh juga tidak ada yang perlu aku katakan pada mereka.

