Bab 21. Kencan?

1232 Kata

"Siapa yang akan meninggal?!" Pertanyaan dari Reno membuat Nadin gelagapan. "Dokter, nanti kita bicara lagi terkait hal ini. Terimakasih atas bantuannya selama ini pada bibi saya." Saat Nadin menyebut bibi, tampak sekali kalau dokter itu kebingungan. Hanya saja dia tidak mau mengurusnya dan beranjak pergi, namun ia sempat menyapa Reno sebagai sesama dokter. "Mari dokter," katanya dan berlalu pergi. "Iya. Mari..." Masih dengan perasaan yang sama, dilingkupi kegugupan yang cukup dominan. Nadin bahkan sampai tidak berani berbalik badan untuk menghadap Reno. Ia mengutuk dirinya sendiri. "Semoga Reno tidak bertanya banyak padaku. Aku sudah cukup mengalihkan hal ini dengan menyebut nama bibi." "Nadin, katakan padaku, siapa yang akan meninggal dan ada keperluan apa kamu dengan dokter it

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN