Nathan melepaskan bahu Jenny, kemudian berjalan menuju pintu. Namun Jenny kembali meraih lengan Nathan membuat Nathan menghempaskan tangan Jenny dengan amarah. PRAAANG...aahh...Jenny terhempas menabrak meja kecil dan menjatuhkan vas bunga kaca yang ada diatasnya “Jangan pernah berpikir untuk membawa Nia jauh dariku, atau aku akan membencimu seumur hidup” ucap Nathan sambil mengarahkan telunjuknya ke wajah Jenny kemudian meninggalkan kamarnya. Nathan memilih keluar apartment untuk meredakan amarahnya BRAAAK...bunyi daun pintu ditutup keras oleh Nathan. Jenny menangis sambil terduduk dengan pecahan kaca disekitarnya. Aku tidak sejahat itu Nath. Saat itu aku hanya mau kau bahagia. Aku minta maaf kalau pada akhirnya justru menyakitimu seperti ini. Jenny bangkit berdiri, di

