Aku sudah menggunakan cadar ini sejak aku berumur tiga tahun, ibuku tidak membiarkanku melepaskannya dan sekarang sudah menjadi kebiasaanku, sejak kami pindah ke Indonesia setelah mengungsi dari Jalur Gaza — Jabalya." Terkejut. Shaline langsung berdiri da menjatuhkan tas mikiknya, menumpahkan buku-buku, peralatan tulis juga botol-botol obat yang ikut terjatuh. Melihat bagaimana paniknya Shaline, meski dengan perut besarnya yang sedikit merepotkan, wanita bermata indah ini langsung berdiri dan mencoba membantu Shaline untuk. Namun, hal tersebut membuat Zihar sendiri terkejut saat dia melihat ada Beta Blocker, Rivaroxaban dan yang cukup familiar untuknya adalah Antianginal. Beberapa detik Zihar memegang botol-botol obat itu sebelum akhirnya, Shaline meminta maaf kalau dirinya sudah bertind

