BAB 56

1921 Kata

Aku berjalan mendekati sebuah cermin yang dari tadi mencuri perhatianku. Bentuknya memang sama saja dengan cermin yang sering aku lihat di toko- toko. Walau, ukiran yang mengelilingi cermin itu memang sedikit unik. Warnanya yang bergradasi, juga membuat tampilannya terkesan misterius. Cermin itu juga seperti menghipnotis orang yang melihatnya. Aku juga mendengar sebuah suara yang berasal dari dalamnya. Seolah, dia memang sedang memanggil diriku. Aku pun tanpa sadar sudah duduk di depan cermin itu. Aku melihat bayanganku di dalamnya. Aku melihatnya dengan tatapan kosong. “Putri... putri... jangan...” Uhi menyadarkan diriku yang sedang terpaku di depan cermin itu. “Hah? Kenapa?” Aku terkejut dengan suara Uhi. Saat aku tersadar, Uhi sudah menarik tubuh ini menjauh dari tempatku tadi. “Pu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN