BAB 54

1123 Kata

Aku memperhatikan wajah Uhi yang sangat sedih. Teman baiknya kini tidak berdaya di atas tempat tidur. Uhi juga belum memindahkan tubuh Merku. Dia masih terbujur lemah di atas tempat tidurku. Aku masih bisa melihat bekas lukanya yang belum menghilang. Meski begitu, warna hitam yang diceritakan oleh Uhi tadi terlihat sudah mulai menghilang. “Apakah keadaan sang Ratu juga seperti ini?” Aku juga teringat dengan sang Ratu yang tidak sadarkan diri. “Tidak. Di tubuh sang Ratu tidak ada luka dan warna hitam seperti ini,” jawab Uhi. “Jadi, apa penyebab Ibunda tidak sadarkan diri?” Aku penasaran. “Aku enggak tahu. Para pengawal yang menjaga tempat itu juga tidak ada yang selamat.” Uhi mengatakannya dengan sangat sedih. Dalam waktu seminggu, teman temannya banyak yang terluka. Bahkan, tidak sedi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN