bab 43

1120 Kata

Lepaskan Jika hal itu membuat mu lelah *** "Kerja bagus Ray." Puji Rama sambil menepuk pundak kiri Araya pelan. Araya menyambutnya dengan senyuman. Araya tahu, ini bukanlah akhir segalanya, justru ini adalah awal mula kehidupannya yang baru. Memegang jabatan dua perusahaan bukanlah hal yang mudah, tapi Araya harus membuktikan jika ia bisa dan mampu. Terutama ia harus menunjukkan kemampuannya pada Kuncoro Brata yang jelas memandang remeh dirinya. Rapat pun kembali dilanjutkan dengan minus walk out nya seluruh keluarga Brata di sana. Arga masih bertahan karena dia ingin tahu hasil akhir dari rapat itu. Rama mengambil alih kendali, sedangkan Shania hanya memantau jalannya rapat. Rama mulai menjelaskan beberapa poin yang akan dilaksanakan ke depannya. Tentu saja dengan mengendepankan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN