"Kemeja gue mana?" pinta Zaki. Ella menatap tajam sang teman, ia bahkan belum turun dari jok motor namun Zaki sudah menagih sesuatu yang sebenarnya tidak begitu mendesak. Ella jadi menyesal menerima kemeja yang dipinjamkan oleh sang teman. Oke, kedepannya Ella akan berpikir panjang jika menerima sesuatu dari Zaki. "Kemeja doang woi, nggak bakal gue jual." Pagi hari mood Ella sudah buruk karena ulah Zaki yang terkadang tidak bisa ditebak. Lihat saja sekarang, Ella ingin memberikan pukulan tepat di wajah Zaki. Biar saja wajah gantengnya jadi tercemar, Ella tidak peduli. Tapi tunggu, sejak kapan dirinya menganggap Zaki ganteng? Ella seakan lupa bahwa saat pertama kali melihat Zaki ia sudah jatuh hati karena wajahnya. Namun setelah berteman dan mengenal cukup dalam, Ella terus saja mengelus

