Notifikasi pesan masuk muncul. Ella melihat siapa pengirim pesan tersebut. Ternyata pesan tersebut berasal dari Ridho. Ia tidak langsung membaca dan membiarkan begitu saja. Entah kenapa Ella menjadi orang yang tidak bersemangat seperti sekarang. Kejadian tadi malam tidak akan mudah Ella lupakan. Kenyataan tenyata lebih sakit dari pada praduga semata. Selama ini ada sebagian hati Ella yang masih beranggapan jika Hendra tengah sibuk atau ingin waktu sendiri. Namun anggapan itu langsung sirna. Harapan itu kandas bagai debu yang terhembus oleh angin. Pesan pertama. Ridho : Ella, gimana kabar lo? Pesan kedua. Diba : Ella, are you oke? Pesan ketiga. Abel : Ella, lo oke? Tiga pesan itu muncul di layar ponsel miliki Ella. Entah kenapa Ella ingin menangis, namun ia tidak bisa melakukan itu

