Bocah laki-laki itu masih terus menatap gadis yang berada di sebelahnya. Di depannya terpampang rumah yang berpagar besi dengan security yang berjaga di posnya. Tentu saja Lara sedikit tercengang melihat alamat rumah yang Gevin berikan kepadanya. Karena tidak ingin membuat masalah apalagi membuat papa dari Gevin cemas, Lara pun dengan berat hati harus memulangkan bocah ini. "Kak," panggil Gevin lebih dulu ketika melihat Lara yang akan masuk ke rumahnya itu. Tentu saja semua usahanya tadi akan sia-sia jika kembali ke rumah ini lagi. "Apa Gevin harus pulang? Bagaimana nanti kalau Tante Clara marah?" tanyanya. "Gevin, nggak baik kabur dari rumah apalagi tanpa sepengetahuan orang rumah. Dan juga, jika kakak tetap membuat kamu berada di rumah kakak, maka bukan tidak mungkin kakak nanti terke

