27. Pulang

1545 Kata

"Aku tahu konsekuensi jatuh cinta adalah patah hati, tetapi jika terlalu sakit seperti ini, mungkin aku akan berpikir-pikir lagi." *** "Mau pulang sekarang, Cut?" "Iya, Ma." "Bukan karena Haykal ikut pulang, kan?" Pergerakan Icut terhenti. Mamanya lagi-lagi membahas Haykal. Cukup hanya dengan nama lelaki itu saja mampu membuatnya kesal. Lantas ia kembali melanjutkan kegiatannya mengikat tali sepatu. Begitu ia tahu Haykal ada di rumah Umi, semakin yakin pula dirinya untuk pulang. Walaupun Haykal menyusulnya, ia tidak akan luluh begitu saja. Rasa sakit itu masih mendominasi. Umi bilang, Haykal kalang kabut malam itu, saat Icut pergi dari rumah. Ia memberanikan diri untuk menemui Icut, tetapi ditahan mertuanya dengan alasan Icut masih marah. Haruskah ia senang? Tentu saja tidak. Sele

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN