Icut meringis kecil tatkala sinar matahari menerpa wajahnya. Untuk sesaat ia menggerutu kecil sebelum akhirnya sadar bahwa ia sudah telat! Buru-buru ia berlari ke kamar mandi, membersihkan tubuhnya dengan kegiatan mandi, lalu berpakaian rapi. Sesekali ia berdecak kecil saat tidak berhasil membuat jilbabnya rapi. Jika menyetrikanya lagi, maka pasti membutuhkan waktu yang lama. Dan ia pasti akan ditegur oleh atasannya karena tiba telat. Tak ada waktu lagi, Icut segera keluar dari kamar setelah menyambar tasnya. Saat hendak memakai sepatu, suara Haykal menyambutnya. “Cut, kamu kerja hari Minggu?” Sebentar, hari Minggu? Icut menepuk jidatnya sendiri setelah menyadari hal itu. Ia meringis kecil dan merasa malu karena terlihat bodoh. Untuk memastikannya sekali lagi, ia mengecek kalender di

