Pagi ini, lagi-lagi Aaron memaksa untuk mengantar Evelyn ke kampusnya. Seperti hari-hari sebelumnya, keheningan selalu meliputi mereka di sepanjang perjalanan. Mobil yang mereka tumpangi sampai di kampus. Evelyn pamit dan turun dari mobil. "Tunggu!" Panggilan penuh perintah menggagalkan Evelyn yang hendak keluar dari mobil. "Ya Tuan. Ada apa?" Tanya Evelyn. Aaron menatap Evelyn tajam, "Bisakah kali ini kau menuruti perintahku?" "Ya Tuan?" Evelyn kebingungan akan ucapan Aaron. "Pria itu, bisakah kau menjauhinya?" Ucap Aaron penuh penekanan. Evelyn yang tidak pernah memiliki keberanian untuk membantah menganggukkan kepalanya, "Baik Tuan, sebisa mungkin aku akan menjauhinya." Setelah mendengar jawaban Evelyn, Aaron kembali pada wajah datarnya sembari bergumam. "Turunlah." Ucapnya men

