(CHLOE) Aku masih diliputi rasa kesal karena Nicolas telah berbohong padaku. Dan yang lebih membuatku lebih kesal lagi adalah aku tidak tahu apa pun yang sedang direncanakannya hingga membuatku diusir dari tempatnya secara tiba-tiba. Hugo bahkan tidak bisa menjelaskan secara terperinci karena ia juga tidak tahu. Aku seperti sedang menunggu kepastian sebuah kiamat yang tidak diketahui kapan akan terjadi. Aku mengambil beberapa makanan dari kulkas, membawanya ke ruang tamu, duduk di sofa dan menyalakan TV. Aku menonton acara komedi untuk sedikit menghiburku. Setelah lewat setengah jam, barulah aku merasa bosan dan mematikan TV tersebut. “Sial!” umpatku seraya menyandarkan kepalaku ke belakang. Aku tahu Nicolas pasti menemui Prof. Russo. Kupikir setelah aku menjelaskan padanya dia akan b

