Bloods Diserang

1712 Kata

Kabar meninggalnya Demian terdengar oleh sahabatnya yaitu Diego, ia segera menyusun rencana untuk mengambil alih kepemimpinan Black Sawn. Ia mulai mendekati tangan kanan Demian yaitu Paul untuk membalas dendam atas kematian Demian. Ditempat lain Mayat Demian di kremasi terlebih dahulu sebelum akhirnya di bawa ke Indonesia oleh Daniel yang tak lain ayahnya Key. Tak dapat di pungkiri terlihat jelas guratan kesedihan di wajah Daniel saat melihat peti Demian masuk ke ruang kremasi. “Pah,” Daniel menatap Key lalu memeluk tubuhnya “Syukurlah kau masih hidup nak.” “Maaf Key tidak memberi tahu papah jika Key masih hidup.” “Tidak apa-apa itu tidak peting lagi yang penting kamu masih hidup nak.” “Maaf Key harus membunuh uncle karena uncle ,” Key menghentikan ucapannya “Sudahlah, Altan sudah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN