Terjebak Masa Lalu

1904 Kata

Langit biru menjadi pemandangan yang indah saat membuka mata, Key sangat menikmati pagi sambil meminum coklat panas di balkon apartemennya. “Astaga,” ucap Jennie, “maaf aku belum terbiasa dengan kehadiran mu." “Apa kau masih berpikir kalau aku ini hantu” “Bhahaha, maaf.” Jennie menutup mulutnya “Tapi aku bersyukur kau selamat.” Jennie memeluk tubuh Key “Apa pun yang terjadi, apa pun yang kau alami, ku harap kau hidup bahagia kak.” “Terima kasih.” Key mengusap tangan Jennie yang sudah dia anggap seperti keluarga sendiri. “Jadi apa yang akan kita lakukan hari ini.” “Kita akan mulai bekerja.” “Yes,” ucap Jennie antusias mendengarkan ucapan Key. Toko Pakaian Ayden Jennie mencebik bibirnya sambil menatap ke sekeliling toko, “Dia bilang bekerja” desis Jennie. “Iya mulai sekarang kita

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN