Ayya menatap kagum pada wanita yang ada di hadapannya, ia benar-benar takjub dengan penampilan Irina sampai matanya tak bisa berkedip. “Hai kau pasti Ayyara.” Ayden menyenggol tangan Ayya hingga ia kembali sadar jika masih menatap Irina. “Hai panggil saja Ayya, ayo kita pulang mom menunggu mu.” Ayya bersemangat sampai mengalungkan tangannya pada Irina dan membawanya masuk ke dalam mobil. “Kau duduk di depan,” bisik Ayya kepada Ayden. Sepanjang perjalanan Ayya terus mengajak bicara Irina, keduanya pun semakin dekat karena Irina dapat mengimbangi pembicaraan serta pemikiran Ayya. 40 menit perjalanan akhirnya mereka sampai di mansion. Ayya terus merangkul tangan Irina dan membawanya masuk ke dalam mansion. “Mom, ka Irina datang.” “Irina sejak kapan Ayden ganti nama,” Key yang berada

