Rencana untuk mengunjungi makam Vian setelah pulang bekerja terpaksa dibatalkan. Dini memilih untuk tetap berada di rumah sakit beberapa saat setelah jam kerjanya berakhir. Dia mengonsultasikan keadaan jantungnya kepada dokter Rayhan, dokter spesialis jantung di rumah sakit tempatnya bekerja. "Jantung kamu nggak apa-apa, Din. Kamu cuma kecapekan." Jawaban dokter Rayhan setelah beberapa tes dijalaninya membuat Dini mengembuskan napas lega. Dokter Rayhan berusia lebih tua darinya beberapa tahun. Ia seusia Ricko, tetapi sudah menikah beberapa bulan yang lalu. Dia juga menghadiri pesta pernikahannya yang meriah bersama Tara, menolak tawaran Ricko yang ingin pergi bersamanya. "Kamu harus lebih banyak istirahat." Dokter Rayhan tersenyum. "Satu lagi, jangan terlalu banyak pikiran. Kedengaran

