Bab 39

2028 Kata

Pukul setengah tujuh pagi, bahkan matahari masih bersinar malu-malu, tapi Andre sudah berjongkok di samping makam almarhumah tunangannya. Kegiatan yang tak pernah dilewatkannya. Kali ini ia datang tepat waktu, tidak terlambat seperti kemarin dan dua hari sebelumnya yang mengakibatkannya harus kembali bertemu dengan Dini. Semoga saja hari ini mereka tidak bertemu, ia tak ingin melihat perempuan itu. Moodnya selalu berantakan setiap kali bertemu dengannya. "Hi, Vi, good morning." Andre memulai sapa dengan kata-kata yang sama setiap harinya. Bukan karena tidak memiliki kata-kata yang lain untuk menyapa, ia hanya merasa nyaman saja dengan kata-kata itu. "How you doing today? Are you awake? Sorry, I didn't come to visit you last noon (Apa kabarmu hari ini? Apa kau sudah bangun? Maaf, aku tida

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN