Kekonyolan Mas Tomi dan Mas Nono

1329 Kata

Iffa memperhatikan tampang mereka satu persatu, terlihat sekali sudah akan menangis histeris. Mungkin, jika tidak diizinkan stay di kamar wanita, mereka akan menangis histeris jejeritan. Membayangkan semua itu membuat perut Iffa geli seakan ada kupu-kupu yang berterbangan. "Iya bener kata Amih, kalian tetap disini sana bersama kami semua, enggak pa-pa kok, ya 'kan, Amih?" ucap Ana meminta persetujuan Iffa. Gadis mungil tersebut mengangguk dan tersenyum tulus. Kali ini ia pasrah aja, tidak tau harus melakukan apalagi jadi ya menerima saja apa yang terjadi karena menurutnya selama mereka semua bersama ya sudah dapat dipastikan akan aman. "Boleh, tetapi ingat! Jangan buka pintu kalau yang mengetuk suaranya tidak kalian kenal atau tidak ada yang memanggil salah satu dari kita semua yang bera

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN