Setengah jam lalu. Della baru saja melepaskan kepergian tamunya hingga ke pintu gerbang. Tamu yang satu ini memang beda karena selalu meminta Della mengantarnya hingga pintu gerbang ketika pulang. Besarnya uang diterima tentu membuat Della menuruti pintanya dengan senang hati, terlebih karena sudah cukup lama saling kenal dan terus berlanjut. Setelahnya dia masuk kembali dan bertemu dengan Urick sebentar, lalu kembali ke teras belakang di mana rekan lainnya bersenda gurau. Ketika dia baru mendudukkan tubuh ke kursi, tiba-tiba terdengar dering handphone dan membuat rekan lainnya menoleh ke arah datangnya suara. "Handphone bunyi, tuh, Del!" ucap wanita cantik dengan rambut bergelombang serta tubuh amat seksi serta bagian paling menggoda terlihat tumpah. Dengan cepat, Della bangun dari dud

