Ketika pagi masih gelap, Irene sudah bangun dan membersihkan diri. Bahkan, Haruna sudah mengetuk pintu kamarnya untuk memastikan bahwa dia telah bangun dan bersiap untuk dirias sebagai mana seorang calon pengantin. Ketika pintu dibuka, Haruna bisa melihat kalau kedua mata Irene terlihat sembab setelah menangis semalaman, tapi dia berpura-pura seolah tak melihat dan mengabaikan begitu saja. Dengan setia, Haruna menunggu Irene keluar dari kamar mandi bersama hatinya yang merasa iba melihat Irene karena terpaksa menikah dengan orang yang tak dicinta. Selain itu, Haruna juga tahu apa yang diputuskan oleh Irene semata-mata demi menuruti keinginannya dan tahu betul kalau Irene merasa bersalah setelah melihat apa yang dialami Haruna saat itu karena hampir membahayakan nyawa. Namun, semua itu tela

