Hari yang dinanti tiba, Nathan dan Helena akhirnya menikah. Helena sedang berada di ruang rias pengantin di temani oleh ibunya. “ mom sudah memberi undangan ke Elisa- kan?” mendengar nama Elisa membuat d**a Hani kembali berdebar, jika Elisa datang itu berarti nanti Berta datang. Salah satu kemungkinannya adalah Helena yang mencari masalah dan membuat nama Hani menjadi taruhan karena kelakuan anak manjanya ini. “ te… tentu.” ucap Hani sebagai alasan. Ia tetap tak ingin anaknya bersedih. Setidakya ia benar- benar telah memberi undangan itu meski tidak berani menasehati Elisa. ‘ bagus, setelah mendapatkan undangan itu pasti ia akan kesal, apa lagi melihat kekasih yang telah bersama- nya 7 tahun malah memilih menikah kembali dengan mantannya.’ batin Helena membuatnya tertawa terpingkal- pin

