Keluarga Elisa sedang bersama diruang keluarga, kedua orang tuanya telah pulang dari bulan madu membawa oleh- oleh coffee seperti yang diceritakan Elisa dan Ezra serta Elisa sendiri telah pulang dari reuni- nya. Mereka kini sedang menatap hangat foto- foto kenangan lama, foto mendiang mommy kandung Elisa, saat Elisa dan Adrian kecil. “ ini pasti kamu.” ucap Ezra yang menunjuk pada foto bayi yang kaki- nya diperban. “ jangan lihatin ih, aku ajh yang lihat ngilu.” ucap Elisa tidak mau melihat fotonya saat bayi. “ iya, waktu kecil, kakinya harus di pen selama kurang lebih satu tahun, hampir setiap hari Elisa kecil menangis.” kenang George. “ dad.” ucap Elisa yang melihat ayahnya mengenang dirinya saat kecil. “ dan ini pasti kakakmu, manisnya.” ucap Ezra mencoba mengalihkan. “ iya sekara

