“ sial, bagaimana dulu aku bisa menyukai pria membosankan macam Nath sie?” geram helena. Sebelum bangun ia menginginkan s*x morning. Namun jangankan s*x morning, ia bahkan tidak mendapatkan kiss morning. Pria itu telah berangkat kerja ke rumahnya untuk kembali membuka usaha kayu- nya, bahkan sebelum helena bangun. Mereka memang telah tinggal di rumah pemberian mommy Helena sehingga tidak ada yang mengganggu pengantin baru, namun kelakuan Nathan lagi- lagi membuat Helena frustasi. Awal pertemuan mereka Helena memang menyukai Nathan karena terlihat energic dan humoris, namun lagi- lagi umur telah merubah segalanya. Atau mungkin masalah- lah yang merubah Nathan, belum lagi masalah alcohol yang dulu selalu menjadi temannya saat muda dulu. Harus diakui Nathan sangat pandai memasak namun sekara

