Jantung Freya berdetak cepat setelah menerima pesan Jovan. Freya sadar kalau ia memang salah, salah karna sempat terbuai dengan lelaki itu. Freya bangun dari duduknya, membuat semua orang di kelas menatap ke arahnya. "Maaf ibu, saya harus pergi. Ada hal penting" Freya berkata. "Jangan sementang kamu seorang seleb kamu seenaknya" guru matematika yang sedang mengajar itu membuka mata, jelas kalau ia tidak suka karna Freya tidak menghargai nya. "Frey .." Adrian memegang tangan Freya. "Permisi" Freya langsung memasukkan semua barangnya ke dalam tas dan keluar dengan tergesa. "Emang sekolah kadang tidak adil" Guru matematika itu berkata. "Ibu jangan asal bicara, siapa tau Freya memang punya urusan penting". "Lo bela aja terus, si putri bungsu Dimitrio yang kaya raya dan artis i

