Inez tersenyum berseri-seri di hadapan Cakra sambil melambaikan tangannya kepada Cakra, namun cowok itu bergeming di tempat, menatap datar kepada Inez. "Kenapa lo nyari gue?" tanya Inez sambil melipat kedua tangannya di depan dadaanya. Ia mendongak, menunggu respons dari Cakra. Cakra agak terkejut mendengar pertanyaan Inez tersebut. Bukankah seharusnya dia tahu alasan kenapa Cakra mencarinya? Cakra membuang kasar napasnya, merasa tidak habis pikir. Ia tiba-tiba merasa pusing sendiri. "Serius Nez kamu tanya itu sama aku?" Cakra membuang pandangannya ke samping sambil terkekeh. Ia geleng-geleng kepalanya. Sedangkan Inez langsung mengerutkan keningnya. "Emangnya kenapa? Salah?" "Ya aku cuma nggak habis pikir aja sama kamu Nez," timpal Cakra. "Harusnya kamu tau tujuan aku datang ke si

