Chapter 35. Perubahan Sikap Adam.

1479 Kata

--Happy Reading-- Di depan gerbang kampus, mobil yang kami naiki berhenti. “Terima kasih, Pak Memet, sudah mengantar,” ucapku ramah, tanpa menoleh ke arah mas Adam. Aku masih sangat kesal dan marah kepadanya. Rasanya sulit untuk memberikan kata maaf, meskipun mas Adam sudah memintanya, tadi. “Sama-sama, Non Anna. Semangat belajarnya ya, Non!” sahut pak Memet dengan senyuman ramahnya pula. “Assalamu….” “Aku nggak dipamitin?” tanya mas Adam, membuat suaraku menggantung. Aku menoleh sejenak dengan tatapan sinis dan marah. Enggan untuk menanggapi, meski mas Adam nampak menerbitkan senyuman termanis yang selama ini belum pernah aku dapati. “Masih ngambek?” Lagi, mas Adam melontarkan pertanyaannya. Membuat aku sedikit tersentak kesal. Sementara, pak Memet nampak kebingungan dengan sik

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN