Chapter 37. Mati Gaya.

1324 Kata

--Happy Reading-- Aku mendengkus kesal, kemudian memalingkan wajah, menghindari tatapan mas Adam yang menyelusup ke dalam raga. Tatapan kedua bola mata mas Adam tersirat penuh makna yang aku tidak mengerti. Membuat dadaku semakin bergemuruh dan tidak tenang. Apa dia tidak sadar dengan ucapannya? Apa jangan-jangan mas Adam amnesia? Kok, jadi sok-sokan dekat begini? Pak Memet yang memperhatikan kami dari balik kaca spionnya, nampak senyum-senyum sendiri. Aku pun jadi serba salah dengan sikap mas Adam yang agak laen dari tadi pagi sampai sekarang ini. Dudukku tidak tenang, bahkan leherku pun pegal ketika harus melihat ke satu arah terus. Mas Adam kembali terkekeh, membuatku merinding dan bergidik ngeri. Apa-apaan coba, bertanya seperti itu. Memangnya dia tidak malu, ada Pak Memet di mo

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN