Semester Tiga: Es Tebal Meleleh

1153 Kata

“Lu suka kak Rendy?” Pertanyaan itu membuyarkan lamunan Jennifer. “Hah?” tanya Jennifer bengong. “Nggak tahu…” “Ya kalo lu nggak tahu, apalagi kak Rendy…” balas Febi sambil mengernyitkan dahinya. Jennifer menatap Febi dengan wajah yang galau tidak tahu harus bersikap seperti apa. “Emang salah kalo gua nggak tahu?” tanya Jennifer tidak mau disalahkan. “Yah kalo lu nggak tahu, jadi kak Rendy mesti gimana? Gimana sih lu! Dia gak tahu masih bisa berharap atau sebaiknya ngelupain lu,” oceh Febi melihat sikap sahabatnya yang biasa begitu galak tapi sekarang jadi plin-plan. “Gua nggak mau kak Rendy ngelupain gua,” tiba-tiba Jennifer mengeluarkan isi hatinya yang terdalam dengan pandangan yang kosong. Febi jadi terkejut mendengar pernyataan Jennifer yang begitu terus terang. “Kalo gitu kasi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN