Te Amo

1504 Kata

31 Suasana yang semula ramai dengan dengungan pembicaraan para hadirin di ballroom hotel itu mendadak berubah menjadi hening. Semua pasang mata mengarah ke pintu, tempat di mana William dan Aruna tengah berdiri, dan menunggu aba-aba dari panitia acara untuk melanjutkan langkah menuju tempat Keven telah menunggu sejak tadi. Pria bertubuh tinggi yang kini mengenakan setelan jas pengantin putih tulang itu tertegun sepersekian detik. Perlahan sudut bibirnya terangkat ke atas membingkai sebuah senyuman. Hatinya berbunga-bunga sekaligus berdebar-debar ketika Aruna mengayunkan tungkai perlahan menuju tempatnya berdiri. "Dia sangat cantik, Bro," ucap Geoff yang berdiri di belakang Keven. Pria bertubuh tinggi itu bertugas sebagai pendamping pengantin pria bersama dengan Raka dan Cayden. "Jan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN