24

1790 Kata

"Hahh ... tempat ini membosankan sekali," gumam Kyeo. Sang iblis kelelawar yang sedang berbaring di lantai itu tampak merentangkan kedua tangannya lebar-lebar. Wajah tampannya menunjukkan kejenuhan yang nyata. "Ck, aku ingin keluar! Kapan aku bisa keluar dari tempat ini? Sialan!" Kyeo terus menggerutu dalam kesendirian, mengeluh dengan kebosanan yang setiap detik selalu melanda dirinya di tempat gelap itu. Rambut putih sang iblis yang tergerai bebas di sekitar tubuhnya tampak sedikit kusam. Kyeo terlalu malas mengeluarkan kekuatannya, meski hanya setitik kecil untuk sekadar membersihkan diri. Sang iblis lalu bangkit perlahan, dan seketika mengernyit risih ketika rambut panjangnya tertindih siku tangannya sendiri. Kyeo merasa rambut putihnya itu begitu mengganggu kegiatannya berbaring de

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN