22.

1774 Kata

"Mas Nizaarrr... " Teriak Nasya. "Lepasin! Lepasin! Nasya mau ketemu sama Mas Nizar, Nasya mau cari Mas Nizar.. Nasya gak mau dipisahin sama Mas Nizar.. " Ucap Nasya lebih histeris lagi. Sejak sadar, hanya nama Nizar yang selalu Nasya sebut. Ia terus memaksa untuk pergi lagi. Sudah pasti semua anggota keluarga tidak akan membiarkan itu terjadi. Sehingga beberapa diantara mereka menahan tangan Nasya. Dokter dan juga perawat pun juga sampai bingung menghadapi pasien mereka itu. "Lepasin! " Ucap Nasya lagi. "Nasya, tolong percaya sama Baba. Nizar udah kembali nak. Sebentar lagi dia ke sini sayang. Tolong tenang. " Ucap Thabi pada putrinya. Sedari tadi semua orang sudah mencoba untuk meyakinkan Nasya bahwa Nizar benar-benar sudah kembali, namun Nasya tidak percaya. Dan malah menuduh sem

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN