Jazlyn menyeret kopernya dengan sangat kasar karena jengkel terhadap situasi yang dihadapi. Bagaimana bisa ia berada di saat yang tak menyenangkan seperti ini. Ingin marah, tapi tak bisa karena tidak ada pelampiasan. Gadis itu hanya mampu berteriak sambil memaki Daren sesuka hatinya. Dosa apa yang dibuat di masa lampau sampai harus mendapatkan karma yang menjengkel seperti ini. Jazlyn tak habis pikir dengan hidupnya yang kacau setelah datang ke Tahun 2020. Rencana yang dibuat susah payah, meskipun berhasil tapi tak sesuai dengan harapannya. “Sialan kau, Daren....!” teriak Jazlyn berulang kali, membuat pria itu bersin dengan sangat keras. Aldrich yang sudah bangun langsung menatap tajam ke arahnya. “Nona pasti telah mengutukku,” kata Daren dengan lesu. Sebenarnya, ia tak ingin melakuk

