Sean dan Jazlyn sudah berpindah ke ruangan VVIP high clas, dimana hanya orang-orang kaya dan bangsawan yang dapat menyewanya. Tempat itu sangat elit dan juga romantis. Orang mengira, mereka berdua adalah pasangan yang serasi. Terlihat dari para pelayan yang tengah menyajikan makanan dengan tersenyum karena mendapai keduanya sangatlah cocok. Karena Sean sangat senang, mereka diberi uang tips sebagai bentuk imbalan kinerjanya. Para pelayan pun kegirangan, lalu meninggalkan pasangan itu sendirian di ruangan tersebut. “Apakah semua sesuai seleramu?” tanya Sean dengan senyum dan terus menatap ke arah Jazlyn yang sedikit berbeda. Entah kenapa, ia merasa gadis yang ada dihadapannya bukanlah Jazlyn. “Tentu saja, aku senang kau mau menerima undanganku. Bahkan, kau menyiapkan ini semua. Padaha

