Ada hal yang dilakukan seorang manusia jika sedang terpojok. Memilih antara lari atau bertahan. Diantara kedua pilihan itu, tergantung mereka pilih yang mana. Posisi seperti itu, kini telah dirasakan oleh Jazlyn. Gadis itu dilema dengan pilihan karena keadaan yang dirasakannya. Situasi yang tidak menguntungkan itu sangat tidak nyaman baginya. “Aku tak akan lari,” gumam Jazlyn lirih memasang kuda-kuda. Pantang bagi pejuang lari ditengah medan pertempuran. Sementara Aldrich, pria itu terus melangkahkan kakinya dan sekarang tepat berada dihadapan gadis itu. “Rasa hausku tidak tertahan,” kata Aldrich dengan dingin membuat Jazlyn terkejut. Ia mengingat tentang kejadian saat menjadi b***k darah. ‘Mungkinkah…’ batin gadis itu sedikit gelisah karena merasa berada dalam posisi berbahaya. Aldr

