Long Island, New York, Maret 2018. Aku tidak tahu bagaimana bisa aku berakhir di sini. Setelah penerbangan panjang dari Madrid ke New York, tidak ada hal yang lebih aku inginkan dari pulang ke apartemenku. Berendam di dalam bak air hangat, menikmati segelas minuman hangat lalu tidur sepanjang akhir pekan. Urusan bisnis selama berminggu-minggu di Eropa, benar-benar membuatku lelah. Belum lagi belasan wanita yang bergantian masuk ke dalam kamar hotelku, kebanyakan adalah ‘service’ dari perusahaan yang ingin menjalin hubungan jangka panjang. Meski bisa dibilang ini merupakan praktek bisnis yang tidak beretika, aku tidak mengeluh. Bagaimana bisa aku mengeluh, daging-daging Eropa itu benar-benar berkelas. Aku masih tidak bisa melupakan malam-malam panjang yang aku lalui dengan daging kelas ata

