Chapter 30: Dying Inside

1347 Kata

Malam itu, ketika suara-suara kecil di kepalanya akhirnya diam. Dan rasa perih di hatinya berhenti. Di gantikan dengan rasa terbakar yang menyiksa di paru-parunya. Kinan berpikir untuk tidak akan pernah keluar dari sana. Memejamkan matanya dan menyerahkan tubuhnya dalam damai. Lalu entah Tuhan masih menyayanginya atau masih ingin menyiksanya sedikit lagi. handphone Kinan berdering. Kinan membuka matanya. Insting untuk bertahan menendang masuk. Berjuang untuk tetap bernafas. Dalam kesadaran yang semakin tipis, pandangan yang semakin gelap, dan paru-paru yang sudah hampir tertutup sempurna. Kinan mengerahkan setetes tenaga terakhir yang dimilikinya. Mendorong dirinya keluar dari air. Dan membiarkan udara mengalir kembali ke dalam paru-parunya yang sekarat. Mengembang dan mengempis tidak bera

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN