Istri Badung - 18

2061 Kata

Alexa melirik tak acuh, pada ponselnya yang tergeletak di atas meja. Berdampingan dengan segelas iced cappucino yang kini tengah dinikmatinya. Itu adalah panggilan yang entah keberapa puluh kali, dari nomor yang sama. Ya, siapa lagi kalau bukan Sakti? Rasa kesal masih menggebuk hatinya, membuat Alexa enggan mengangkat telepon dan berbicara dengan pria itu. Jujur saja, dia merasa tersinggung atas tuduhan tak berdasar yang Sakti layangkan. Bagaimana bisa, hanya karena Alexa tampak suka rela diajak pergi oleh Cakra, lalu Sakti menganggapnya terlena oleh harta pria sepuh itu? Meski para ayahnya tak sekaya Cakra, tapi sejak dulu, Alexa tak pernah merasa kekurangan. Lagipula, dia bukan orang yang suka berhura-hura dan menganut gaya hidup berlebihan. Panggilan di ponsel milik Alexa berhen

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN