Cakra menatap sumringah, mendapati kehadiran Alexa yang akhirnya bergabung ke meja makan untuk sarapan. "Duduklah Al, jangan sungkan." Memberi senyuman yang lebih mirip seperti ringisan, Alexa mengangguk-anggukkan kepala, sebelum kemudian duduk di sebelah wanita muda yang ia ingat, bernama Cinthya. Sepupunya? Hanya dalam sekali lihat ekspresi gadis itu, Alexa jelas tau jika Cinthya tak menyukainya. Lalu, di depannya ada sepasang suami-istri yang diketahuinya sebagai Om dan Tantenya di sini. Orangtua dari Cinthya. Tante Elin dan Om Farid? Ya, itu nama mereka kalau tidak salah. Sebelum pindah ke rumah ini, Cakra memang sudah menceritakan beberapa hal. Mungkin agar Alexa tak semakin kebingungan karena tak mengenal siap-siap selain pria sepuh itu. Wanita paruh baya yang memberikan senyum

