"Elang?" Bangkit dari duduknya, Alexa menatap pria yang pernah dikenalkan Opa Cakra di pesta ulangtahun Cinthya waktu itu. Tapi, untuk apa pria itu di sini? Selang satu detik, Alexa meringis. Merutuki pertanyaan anehnya. Astaga, ini kan bukan Kafe miliknya. Semua orang bisa datang ke sini, tak terkecuali dengan Elang. Ya, benar. Tapi, yang membuat heran, untuk apa pria itu mendatangi mejanya bersama Sakti? Mungkin ingin menyapa untuk berbasa-basi karena walau tak dekat, setidaknya mereka saling kenal meski sebatas nama. Tunggu! Sakti? Melirik pada pria itu, Alexa mendapati raut penasaran yang ditujukan pada sosok Elang. Suara dehaman membuat atensi Alexa kembali teralihkan pada Elang yang memberi senyuman tipis padanya. "Maaf, sudah mengganggu." "Oh, tidak apa-apa. Lo, maksudnya

