Pulang Kampung

1025 Kata

Mereka berdua saat ini tengah menuju perjalanan ke arah Cilegon tempat asal Fahira. Perjalanan mereka cukup panjang belum lagi mereka harus terhalang macet. Suasana dalam mobil agak membosankan karena dari mereka berdua tidak ada yang mau memulai percakapan. Randika malas bertanya sedangkan Fahira terlalu gengsi untuk memulai duluan. Meski tidak ada percakapan mereka sudah beberapa kali tanpa sengaja saling tatap. Fahira melirik ke arah jendela. Dari tadi ia tengah memikirkan sesuatu. Apakah Randika nantinya akan menceraikannya atau tidak. Dan apakah Randika akan marah jika nantinya ia tau bahwa Fahira sudah berbohong? Fahira menatap Randika sejenak. "Ada yang mau lo tanyain? Kenapa dari tadi lirak lirik??" Randika akhirnya buka suara. Fahira menatap Randika dengan raut wajah datar.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN