Berhenti!" Suara tembakan kembali terdengar, mengejar Ben dan Daniel yang berlari dengan kencang kesana kemari menyusuri gedung. "Ben kesini!" Teriak Daniel mengarahkan rekannya. Tak mau kalah Ben pun mengeluarkan pistol yang diambilnya tadi. Keduanya dihadapkan dengan jalan buntu. Daniel melihat ke bawah, tidak terlalu tinggi. Juga disana terparkir mobil pribadi yang Daniel tahu milik ketua tim penyidik. Sejurus kemudian, Daniel melompat melalui jendela itu, dan untungnya berhasil mendarat dengan sempurna, begitu juga Ben. Daniel berusaha membuka pintu mobil yang terkunci, namun Ben justru mengambil sebuah balok dan memecahkan kacanya. "Begini lebih mudah, bung!" Segera keduanya memasuki mobil, berusaha membobol kuncinya agar mesin bisa hidup. Kini giliran Ben yang duduk di kursi kemudi

