Arifin akan memberikan makan kepada adiknya yang sudah berubah menjadi manusia ular. Ia membawakan seekor ayam yang baru saja disembelih. Setiap dua hari sekali manusia ular itu diberi makan olehnya. Ada perasaan sedih dibalik jijiknya melihat makanan yang ada di tangannya. Apapun yang terjadi manusia ular itu adalah adiknya yang harus ia jaga. Maka dari itu saat ia diperintahkan untuk melakukan eksekusi kepada para manusia ular karena jumlahnya yang melonjak, ia menentang keras. Ia tak sampai hati melihat adiknya tewas mengenaskan. Meski wujudnya berubah ia selalu berharap jika adiknya itu akan kembali ke wujud asalnya. Dialah adik satu-satunya yang sangat ia sayangi. Ia bahkan rela bertengkar dengan istri dan keluarganya gar-gara adiknya itu. Sejak kecil adiknya yatim piatu dan ia yang

