Sesampainya di rumah, Arinta bersikap biasa saja di hadapan Ranti. Seolah tidak ada hal yang terjadi, ataupun sesuatu yang baru saja dirinya ketahui. Begitu juga dengan Sintya, yang memang ingin menutupi lebih dulu, hal yang sudah dirinya ketahui, karena menurutnya informasi tersebut belum pasti. Siapa wanita yang tinggal bersama Daffa, belum terkuak identitasnya. Jika Arinta membawakan pempek untuk Sintya, karena permintaan tunangannya. Pria itu tak lupa, membawakan rujak untuk wanita yang berstatus sebagai istrinya. Ia memang tak membelikan Ranti pempek, karena sudah tau sejak dulu, jika wanita itu tak menyukai makanan, berbahan dasar ikan, asal Palembang tersebut. Ya, ternyata sampai detik ini, Arinta tak pernah lupa, apa yang disukai dan tidak disukai oleh Ranti. Dan untuk itu, Sintya

