PART 8 – THE CHOICES "Aku mau pulang Keenan" lirih Anya menahan tangis karena kesal seraya masuk ke dalam kamar mandi dan membersihkan dirinya. Anya keluar setelah berganti bajunya yang sebelumnya ia gunakan. Kemudian ia menyambar tasnya di sofa. Keenan masih berdiri mengamatinya. Ketika Anya berjalan melewatinya Keenan meraih tangan Anya dan menggenggamnya dengan tangan kirinya "Antarkan aku pulang Keenan" ujar Anya lagi. "Anya! Please! Tolong dengarkan aku dulu!" Keenan menarik Anya untuk menatapnya. Tapi melihat dalamnya manik mata Keenan yang biru itu membuat lutut Anya berubah menjadi jelly, karena itu ia menghindari tatapan Keenan dengan menunduk. Tapi tangan kiri Keenan terlepas dari genggamannya dan beralih ke dagunya. Keenan mengangkat wajah Anya hingga matanya sekarang bisa m

