Rapat diadakan pada malam hari usai jam makan malam di kantor desa. Dihadiri oleh Aelin, Kijin, Reirus, Zars dan para Orc Lord. Mereka duduk di meja yang berada di ruang rapat. Suasananya cukup keruh karena invasi Ogre datang begitu mendadak dalam jumlah pasukan sangat besar. “Saya melihat 200.000 Ogre,” lapor Yuuta di tengah rapat desa, mengingat apa yang ia saksikan pada sore hari sebelumnya. Tatapannya terpancang pada tatanan kayu yang dijadikan peta untuk menjelaskan bagaimana arah pergerakan Ogre. “pasukan utamanya bergerak menuju utara mengikuti sungai. Berdasarkan pergerakan pasukan utama dan pasukan yang terpisah, saya yakin mereka akan bersatu di rawa sebelah timur laut ini.” “Berarti di wilayah Kitsune, ya?” tanggap Zars menyimpulkan. Yuuta mengangguk. Air muka Aelin men

