BAB 70

3139 Kata

Aelin kembali berada di hamparan pegunungan padang rumput beratapkan langit biru seluas samudra. Tempat yang tidak begitu asing lagi. Itu adalah tempat di mana dia pertama kali berinteraksi dengan Hestia. Sehingga dia tidak begitu merasa takut lagi, bahkan dia sadar bahwa sekarang dia sedang bermimpi. Padang rumput itu merupakan alam bawah sadarnya. Namun, kali ini siapa yang akan dia temui? Apakah Hestia? “Hestia?” panggil Aelin meragu, kepalanya menoleh kanan-kiri mencari eksistensi orang lain. Namun, berakhir nihil, tidak ada siapa pun. Anehnya, mengapa Hestia tidak menjawab panggilannya? Bukankah mereka saling terhubung dalam diri Aelin? “Hestia? Jawab aku,” ulang Aelin kembali memanggil sembari melangkah menuruni bukit. “Hestia—” “Berisik sekali, Putri Bodoh.” Langkah Aelin

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN