Kelompok Orc kecil kini mendapatkan seorang pengajar pedang. Tak lain tak bukan adalah kakek Satoru. Mengesampingkan Sugna, satu-satunya gadis di dalam kelompok tersebut, mereka memulai latihan bersama Satoru setiap pagi hingga siang sebelum jam makan siang tiba. Seperti biasa, latihan pada hari ini pun dilaksanakan. Satoru berdiri seraya menggenggam pedang kayu andalannya yang digunakan dalam sesi latihan. Kelima Orc kecil termasuk Sugha berdiri melingkarinya bersenjatakan pedang kayu serupa. Kala daun yang dijatuhkan Satoru telah menyentuh tanah, sesi latihan dimulai. Para Orc kecil itu berlari menyerbu Satoru. Begitu santai, kakek Kijin itu bergerak lihai menghindari serangan mereka sembari menggenggam pedang kayu di balik punggungnya. “Naif! Sangat-sangat tidak tertata!” komentar S

