Langit Bingung

998 Kata

Cuaca Bandung malam ini begitu dingin, hembusan angin seolah dapat menusuk langsung hingga ke dalam tulang. Hujan baru saja berhenti beberapa jam yang lalu, menyisakan sisa genangan air di jalan. Terlihat Langit yang sudah lima kali mondar-mandir di depan rumah Gadis, hari ini Langit sulit sekali menghubungi Gadis. Padahal biasanya, hari Minggu seperti ini adalah jadwal mereka berdua untuk berlari pagi. "Kemana perginya dia?" ucap Langit, menggigiti kuku tangannya. Ia tidak berani untuk bertanya ke dalam, karena mobil milik papa Gadis masih terparkir di garasi. Tak selang berapa lama, sebuah mobil berwarna hitam melewati Langit dan berhenti di depan rumah Gadis membuat Langit segera mencari tau siapa yang turun dari mobil itu. Benar saja, sosok Gadis turun. Wajahnya terlihat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN